Sunday, July 19

"Wahai Orang-orang Yang Beriman!"

Post pendek.

Satu ayat tak sampai.

Satu potongan ayat cuma.



Kita biasa membaca dalam kalamNya,

"Ya ayyuhallazina amanu".

"Wahai Orang-orang yang Beriman".

Kepada siapakah ayat/seruan ini ditujukan?

Of course, kepada orang-orang beriman.

Namun, siapa orang-orang yang beriman?

Adakah Nabi? Atau sahabat2 baginda? Atau alim ulama'? Atau ustaz-ustaz? sahaja?

Bagaimana pula dengan kita?

Adakah kita berasa terpanggil dengan panggilan mulia Allah ini?

Jika tidak terasa, muhasabahlah diri.

Kerana orang beriman perlu berasa terpanggil.

Ya, kita perlu menjadi orang yang beriman

Kita perlu berusaha menjadi orang-orang yang beriman.



Al-Baqara [2:138] (Katakanlah wahai orang-orang yang beriman: Agama Islam, yang kami telah sebati dengannya ialah): Celupan Allah yang mencorakkan seluruh kehidupan kami dengan corak Islam) dan siapakah yang lebih baik celupannya daripada Allah? (Kami tetap percayakan Allah) dan kepadaNyalah kami beribadat.

Al-Baqara [2:153] wahai sekalian orang-orang yang beriman! Mintalah pertolongan (untuk menghadapi susah payah dalam menyempurnakan sesuatu perintah Tuhan) dengan bersabar dan dengan (mengerjakan) sembahyang; kerana sesungguhnya Allah menyertai (menolong) orang-orang yang sabar

Al-Baqara [2:208] wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu ke dalam agama Islam secara keseluruhannya dan janganlah kamu menurut jejak langkah Syaitan; sesungguhnya Syaitan itu musuh bagi kamu yang terang nyata.

Aal-e-Imran [3:102] wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar takwa dan jangan sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.

An-Nisa [4:144] wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Adakah kamu hendak mengadakan alasan yang terang nyata bagi Allah untuk (menyeksa) kamu?

Al-Anfal [8:24] wahai orang-orang yang beriman, sahut dan sambutlah seruan Allah dan seruan RasulNya apabila Dia menyeru kamu kepada perkara-perkara yang menjadikan kamu hidup sempurna dan ketahuilah bahawa sesungguhnya Allah berkuasa mengubah atau menyekat di antara seseorang itu dengan (pekerjaan) hatinya dan sesungguhnya kepadaNyalah kamu akan dihimpunkan.

At-Taubah [9:38] wahai orang-orang yang beriman! Mengapa apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah di jalan Allah", kamu merasa keberatan (dan suka tinggal menikmati kesenangan) di tempat (masing-masing)? Adakah kamu lebih suka dengan kehidupan dunia daripada akhirat? (Kesukaan kamu itu salah) kerana kesenangan hidup di dunia ini hanya sedikit jua berbanding dengan (kesenangan hidup) di akhirat kelak

An-Nur [24:30] Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan.

An-Nur [24:31] Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka...

Al-Ahzab [33:70] wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan katakanlah perkataan yang tepat (benar dalam segala perkara),

Muhammad [47:7] wahai orang-orang yang beriman, kalau kamu membela (agama) Allah nescaya Allah membela kamu (untuk mencapai kemenangan) dan meneguhkan tapak pendirian kamu.



dan banyak lagi seruan-seruan untuk orang yang beriman.

sahutlah,

jika kita benar-benar beriman

pada Allah dan Hari Perhitungan

demi menggapai keredhaan Allah (jannah).

wallahua'alam



[post ni bukan untuk menerangkan ayat-ayat yang diletak di atas tu tetapi ingin mengajak diri berfikir sejauh mana keimanan kita kepada Allah, RasulNya, kitabNya serta hari Akhirat. muhasabahlah diri. perbaiki diri, mulakan dengan hati]

1 comment:

SelUsuR saTu duNia yg IndAh said...

saTU Ayat

yg CUkup BERMaknA

CUMA maTA yg ZAhiR

ADAkalANYa

menUTUp kenyATAan yANg aDa..

tQ aTAs ingatAN YG diBERIkan